Komisi II DPRD Kabupaten Blitar Gelar Rasus, Sikapi Kenaikan Tarif PDAM dan Kelangkaan Pupuk

Komisi II DPRD Kabupaten Blitar Gelar Rasus, Sikapi Kenaikan Tarif PDAM dan Kelangkaan Pupuk
Idris Marbawi Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar (Foto: ist)

BLITAR - Akibat kenaikan tarif yang dilakukan perusahan daerah air minum (PDAM) dan kelangkaan pupuk di wilayah setempat, Komisi II DPRD Kabupaten Blitar menggelar Rapat Khusus (Rasus), Selasa (02/02/2021). 

Rasus ini bertempat di ruang rapat komisi II DPRD Kabupaten Blitar itu merupakan tindak lanjut dari tuntutan masyarakat mengenai dua permasalahan tersebut.

Saat dikonfirmasi usai rapat Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Idris Marbawi mengatakan pihaknya mengadakan rapat untuk membahas tentang surat tuntutan warga Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan yang mengeluhkan kenaikan tarif PDAM.

"jika memang benar terjadi kenaikan dalam waktu dekat ini, Komisi II akan memfasilitasi hearing dan mengundang warga untuk meminta konfirmasi langsung dari PDAM Tirta Penataran, " ujarnya. 

Lanjutnya, nanti harga dasar untuk air itu di Desa Suruhwadang berapa kemudian, dasar dari penetapan harga itu, dasarnya apa dan lain sebagainya, akan kita klarifikasi di hearing.

Selain itu kata, Idris dalam Rasus ini juga menanggapi keluhan dari kelompok tani tentang kelangkaan pupuk dan pendistribusian yang sering terlambat. Kemudian, jatah pupuk sering dikurangi, sementara ada daerah lain yang jatah berlebihan.

“Kita juga sepakat akan mengundang semua distributor dan juga dinas pertanian atas kebijakan pendistribusian sehingga nanti masyarakat bisa terlayani dengan baik, ” kata politisi dari fraksi PKB ini. 

Namun demikian, kata dia, hal yang perlu disadari bahwa Kementrian Pertanian saat ini memang membatasi terkait pupuk bersubsidi.

“Ada pengurangan yang luar biasa yang pada akhirnya nanti semua bisa menyadari. Sesuai dengan LDKK nanti harapan kita bisa silang dengan non kimia dan pupuk kimia yang besubsidi, ” sabungnya. 

Idris Marbawi berharap kepafa Dinas Pertanian agar benar-benar memberikan jatah kepada masing-masing petani perihal pupuk bersubsisi tersebut. Sehingga petani bisa meningkatkan swasembada pangan dimasa pandemi sekarang ini. (tn) 

BLITAR JATIM
Sumartono

Sumartono

Previous Article

Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Dampingi...

Next Article

Begini kata Wakil Ketua DPRD Blitar dan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 237

Postingan Tahun ini: 1269

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 211

Postingan Tahun ini: 1331

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 144

Postingan Tahun ini: 260

Registered: Apr 16, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 140

Postingan Tahun ini: 763

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Oknum Kepala Sekolah SD di Toraja Utara, Diduga Cabuli 3 Muridnya
Tak Pernah Pegang Kartu ATM, Bansos PKH Diduga Dicairkan Pengurus
Beredar Kabar Ombas Bakal Ubah RSUD Pongtiku, Yunus Garaga: Yang Penting  Sudah Milik Pemda
Orang Tua Korban Pemukulan di Nagori Sihaporas Akui Buat Laporan Palsu Ke Polres Simalungun Karna Disuruh
banner

Follow Us

Recommended Posts

Terkait Adelin Lis, Ini Pendapat Guru Besar Hukum Internasional  Universitas Indonesia
Kapolres Blitar Beri Bantuan Kakek Korban Penjambretan dan Berjanji Ungkap Pelaku Secepatnya
Dugaan Korupsi pada PT.ASABRI,  Kejagung RI Kembali Periksa 4 Saksi
Kades Dawuhan, Ahmad Muhibbudin: Setelah Vaksinasi, Harus Tetap Menjaga Prokes
Tim Jaksa Penyidik Periksa 1 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Gas Bumi PDPDE Sumatera Selatan